gadsdenriverfest.com -Meutya Hafid mengimbau orang tua memanfaatkan libur Lebaran untuk memperkuat interaksi langsung dengan anak-anak.
Menurut Menkomdigi, mudik dan libur Lebaran menjadi momen tepat membangun komunikasi keluarga di tengah tingginya penggunaan gadget dan teknologi digital.
“Gunakan momen liburan dan mudik ini untuk sebanyak-banyaknya menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadgetnya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi,” kata Meutya Hafid di Jakarta Pusat, Rabu.
Ia menekankan bahwa keterlibatan orang tua secara langsung lebih efektif dalam membentuk karakter anak dibandingkan interaksi digital semata.
Selain mengurangi gadget, Menkomdigi mendorong keluarga melakukan kegiatan bersama, seperti bercakap-cakap, bermain, atau membaca bersama anak-anak. Aktivitas ini dinilai meningkatkan kualitas komunikasi dan ikatan emosional.
Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak selama libur juga dapat mengurangi waktu tidur dan berdampak pada kesehatan mental serta konsentrasi belajar.
Meutya menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi konten digital. Hal ini sejalan dengan program pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital, termasuk PP Tunas.
Ia juga mendorong orang tua memanfaatkan libur Lebaran untuk mendidik anak bijak menggunakan teknologi. Penerapan batasan waktu layar (screen time) bisa menjadi langkah awal.
Baca juga:“Seskab Ajak Semua Masyarakat Dukung PP Tunas Agar Anak-anak Aman di Dunia Digital”
Implementasi PP Tunas Efektif Mulai 28 Maret 2026
Meutya Hafid mengingatkan masyarakat terkait penerapan PP Tunas. Aturan ini fokus pada perlindungan anak di ruang digital.
PP Tunas mengatur tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik (PSE) agar anak-anak terlindungi dari konten berisiko tinggi. Regulasi ini akan berlaku efektif pada 28 Maret 2026.
Menkomdigi menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. Orang tua, sekolah, masyarakat, dan penyelenggara platform digital harus berperan aktif.
“Aturan ini akan efektif mulai 28 Maret 2026. Semua pihak perlu mempersiapkan diri agar anak-anak terlindungi,” ujar Meutya Hafid.
PP Tunas merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem digital yang aman bagi generasi muda. Regulasi ini mencakup mekanisme pengawasan, pelaporan, dan perlindungan data anak.
Selain itu, aturan ini mendorong PSE mencantumkan batasan usia pada layanan dan fitur yang dihadirkan. Platform juga diwajibkan menilai risiko bagi pengguna anak secara mandiri.
Menkomdigi menekankan perlunya edukasi dan sosialisasi luas kepada masyarakat. Orang tua diimbau memahami aturan untuk mendampingi anak selama mengakses layanan digital.
Ajak Orang Tua Bimbing Anak Kurangi Ketergantungan Media Sosial
Meutya Hafid mengimbau orang tua memanfaatkan libur Lebaran untuk membimbing anak mengurangi ketergantungan media sosial.
Menurut Menkomdigi, anak-anak di bawah 16 tahun perlu mulai belajar mengurangi penggunaan platform digital secara bertahap dengan bimbingan keluarga.
“Untuk anak-anak di bawah 16 tahun, kita sedang menuju implementasi kebijakan yang akan efektif pada 28 Maret nanti. Mulai berlatih perlahan keluar dari media sosial dengan bimbingan orang tua,” ujar Meutya.
Ia menekankan kesiapan keluarga menjadi kunci perubahan pola penggunaan teknologi digital. Orang tua berperan sebagai pendamping dan edukator digital bagi anak.
Peran literasi digital menjadi krusial. Orang tua diharapkan mendidik anak agar memahami penggunaan teknologi secara bertanggung jawab sesuai arahan dari PP Tunas.
Komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak dapat mempermudah proses transisi ini. Dialog terbuka membuat anak lebih memahami manfaat membatasi penggunaan gadget.
“Selama libur Lebaran ini adalah waktu baik untuk berbicara dari hati ke hati antara orang tua dan anak untuk mulai melakukan persiapan,” tambah Meutya Hafid.
Selain membimbing digital, Menkomdigi mendorong keluarga meningkatkan aktivitas bersama. Bermain, bercakap-cakap, dan kegiatan edukatif dapat mengurangi ketergantungan anak pada perangkat digital.
Baca juga:“Xbox Generasi Baru “Project Helix” Mulai Dikirim ke Developer pada 2027”




Leave a Reply