gadsdenriverfest.com -China kembali menunjukkan kepemimpinan teknologi melalui sektor pertanian berbasis kecerdasan buatan.
Universitas Pertanian Nanjing resmi meluncurkan Sinong, model bahasa besar khusus pertanian.
Sinong menjadi LLM vertikal open-source pertama di China yang didedikasikan untuk pertanian.
Peluncuran ini menandai langkah strategis China dalam pengembangan AI terapan sektor pangan.
Science and Technology Daily melaporkan peluncuran Sinong pada Selasa, 13 Januari.
Media tersebut menyebut Sinong sebagai terobosan penting dalam riset AI dasar.
Berbeda dari model AI umum, Sinong dirancang untuk kebutuhan pertanian yang sangat spesifik.
Model ini dilatih menggunakan dataset pertanian berskala besar dan terstruktur.
Dataset tersebut mencakup ilmu hewan, hortikultura, dan perlindungan tanaman.
Sinong juga memuat data ekonomi pertanian dan manajemen sumber daya.
Bidang lain meliputi pertanian cerdas, kedokteran hewan, dan pemuliaan tanaman.
Cakupan data luas ini membuat Sinong relevan untuk riset dan praktik lapangan.
Baca juga:“Greenland Tegas Tolak Klaim AS: Kami Ingin Tetap Jadi Orang Greenland”
China Luncurkan Sinong, AI Open-Source Pertanian dengan Basis Data Luas
Beijing – China kembali mencetak inovasi teknologi melalui pengembangan kecerdasan buatan di sektor pertanian.
Universitas Pertanian Nanjing (NAU) resmi memperkenalkan Sinong, model bahasa besar (LLM) vertikal open-source pertama di China untuk pertanian.
Peluncuran Sinong dianggap sebagai terobosan penting dalam riset AI dasar, khususnya untuk aplikasi pertanian.
Science and Technology Daily melaporkan pengumuman ini pada Selasa, 13 Januari 2026, menyoroti dampak potensialnya bagi sektor pangan.
Berbeda dengan AI umum, Sinong dirancang dengan dataset pertanian yang sangat luas dan terstruktur.
Datanya mencakup ilmu hewan, ekonomi pertanian, manajemen sumber daya, lingkungan, hortikultura, pertanian cerdas, dan kedokteran hewan.
Sinong juga meliputi perlindungan tanaman serta pemuliaan tanaman, membuatnya relevan untuk praktik lapangan dan riset akademik.
Nama “Sinong” terinspirasi dari pejabat kuno China yang bertanggung jawab mengawasi pertanian dan keuangan.
Terapkan Teknik Canggih untuk Atasi Halusinasi dan Data Usang pada Sinong
Beijing – Tim peneliti Universitas Pertanian Nanjing (NAU) menghadirkan solusi teknis canggih pada Sinong, model AI pertanian.
Pendekatan ini dirancang untuk mengatasi masalah klasik LLM khusus, seperti halusinasi dan informasi usang.
Selain penyempurnaan instruksi (fine-tuning) konvensional, Sinong dilatih menggunakan data multidimensi.
Metode ini mencakup chain-of-thought dan referensi kontekstual, meningkatkan akurasi pemahaman dan generasi informasi.
Penggunaan data multidimensi memungkinkan Sinong menghasilkan jawaban yang lebih tepat dan relevan dengan konteks pertanian.
Pendekatan ini juga menjaga agar informasi tetap sesuai dengan perkembangan ilmu pertanian terbaru.
Tim NAU menekankan pentingnya mengintegrasikan pengetahuan profesional dan teknis dalam pelatihan model.
Sinong dilengkapi data dari literatur akademik, dokumen kebijakan, dan sumber web terverifikasi.
Strategi ini membantu Sinong memahami konsep kompleks, mulai dari manajemen lahan hingga pemuliaan tanaman.
AI ini juga mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di sektor pertanian.




Leave a Reply