gadsdenriverfest.com -Platform distribusi musik indie populer, Bandcamp, resmi melarang musik yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini menjadikan Bandcamp salah satu platform pertama yang mengambil sikap tegas di industri musik global.
Dikutip dari The Hollywood Reporter pada Rabu (14/1), Bandcamp menyatakan kebijakan ini bertujuan mendorong musisi tetap menciptakan musik secara manusiawi. Perusahaan ingin penggemar yakin bahwa musik yang mereka dengarkan di platform tersebut dibuat oleh manusia.
“Fakta bahwa Bandcamp adalah rumah bagi komunitas yang begitu dinamis yang terdiri atas orang-orang nyata yang membuat musik luar biasa adalah sesuatu yang ingin kami lindungi dan pertahankan,” tulis Bandcamp melalui postingan di Reddit, Selasa waktu setempat.
Baca juga:“Menkomdigi: Orang tua berperan lindungi anak dari kejahatan digital”
Bandcamp Larang Musik AI dan Terapkan Sistem Pelaporan Konten
Bandcamp kini melarang musik dan audio yang dibuat sepenuhnya atau sebagian besar menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kebijakan ini menegaskan komitmen platform terhadap karya asli musisi manusia.
Perusahaan meminta pengguna melaporkan musik atau audio yang tampak dihasilkan sepenuhnya atau sangat bergantung pada AI generatif. Konten yang dilaporkan akan ditinjau oleh tim Bandcamp.
“Kami berhak menghapus musik apapun yang dicurigai dihasilkan oleh AI,” tegas Bandcamp dalam pengumumannya. Langkah ini menunjukkan sikap tegas terhadap proliferasi konten AI di platform.
Keputusan Bandcamp muncul di tengah pesatnya pertumbuhan musik AI secara global. Layanan streaming Deezer dari Prancis melaporkan bahwa sekitar 50.000 lagu AI diunggah ke platform mereka setiap hari sejak November 2025.
Bandcamp menekankan kebijakan ini untuk menjaga kepercayaan penggemar dan mendukung komunitas artis manusia yang aktif. Platform indie ini menjadi contoh langkah proaktif dalam menghadapi tantangan teknologi di industri musik.
Platform Musik Perketat Kebijakan AI di Tengah Lonjakan Pendengar Muda
Survei terbaru Morgan Stanley menunjukkan 60 persen pendengar usia 18-29 tahun mendengarkan musik AI, rata-rata tiga jam per minggu. Fenomena ini mendorong platform musik memperbarui kebijakan AI mereka.
Bandcamp menjadi salah satu platform pertama yang melarang musik yang sepenuhnya atau sebagian besar dihasilkan AI. Perusahaan meminta pengguna melaporkan konten mencurigakan agar ditinjau tim internal.
Selain Bandcamp, iHeartMedia juga memperbarui kebijakan AI pada November lalu. Presiden program nasional Tom Poleman menyatakan pihaknya tidak memutar musik AI yang meniru vokalis manusia.
Spotify mengikuti langkah serupa pada September 2025. Platform ini hanya mengizinkan lagu dengan klon suara AI jika penyanyi asli memberikan izin resmi. Langkah ini menekankan perlindungan hak artis dan integritas konten.
Data menunjukkan tren penggunaan musik AI meningkat pesat, terutama di kalangan generasi muda. Menurut survei, rata-rata pendengar 18-29 tahun menghabiskan tiga jam per minggu mendengarkan musik yang dihasilkan AI.
Baca juga:“Kadin bidik RI cetak pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026”




Leave a Reply