gadsdenriverfest – QJMotor, pabrikan otomotif roda dua asal China, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehadiran di Indonesia. Melalui penawaran produk dengan karakter berbeda dari kompetitor. Langkah ini diwujudkan melalui strategi kapasitas mesin yang tidak lazim di segmen skuter metik Tanah Air. Head of Branding and Marketing Communication PT QJMOTOR Industry Indonesia, Budi Kurniawan. Menjelaskan bahwa perusahaan sengaja memilih jalur unik agar dapat menarik perhatian konsumen lokal dan menciptakan identitas kuat di pasar.
Budi menuturkan bahwa ketika banyak pabrikan fokus pada mesin 150–160 cc, QJMotor memilih menawarkan skuter dengan mesin 180 cc. Seperti model Viento yang sudah dipasarkan. Menurutnya, strategi diferensiasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan performa. Lebih bertenaga tanpa harus beralih ke segmen motor berkapasitas besar. Respons pasar terhadap pendekatan tersebut, kata Budi, cukup positif dan menunjukkan adanya minat yang signifikan dari pengguna skuter metik.
Pencapaian tersebut membuat QJMotor semakin optimistis melanjutkan strategi produk berbasis inovasi kapasitas mesin. Pada 2026, perusahaan berencana memperkenalkan teknologi baru yang lebih segar dan kompetitif, guna memperkuat posisinya di tengah persaingan industri roda dua yang semakin dinamis. Komitmen untuk terus menghadirkan fitur dan teknologi terbaru juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.
Perkembangan ini menandai langkah penting bagi QJMotor dalam memperluas jaringan serta memperkaya pilihan konsumen Indonesia di segmen skuter metik. Dengan strategi diferensiasi yang konsisten dan dukungan teknologi baru, perusahaan berharap dapat terus mengembangkan pangsa pasar sekaligus memperkuat daya saing di industri otomotif nasional.
“Baca juga : Pakar: Penambangan Gunung Kuda Gunakan Teknik Berbahaya”
QJMOTOR SIAP PERBARUI VIENTO DAN LAUNCHING MODEL BARU DENGAN TEKNOLOGI LEBIH CANGGIH PADA 2026
QJMotor memastikan bahwa strategi pengembangan produk untuk pasar Indonesia akan berlanjut melalui penyegaran teknologi dan penambahan model baru. Pernyataan ini disampaikan oleh Head of Branding and Marketing Communication PT QJMOTOR Industry Indonesia, Budi Kurniawan. Yang menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan inovasi lebih maju pada lini skuter metik mereka. Langkah tersebut diambil untuk menjaga daya saing sekaligus memenuhi ekspektasi konsumen terhadap performa dan fitur modern.
Dalam penjelasannya, Budi menyebut bahwa beberapa produk yang ada, termasuk Viento, akan tetap diteruskan. Namun, penyajiannya akan ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi yang lebih canggih dibanding generasi saat ini. Selain itu, QJMotor juga merencanakan kehadiran varian baru di kelas yang sama, namun dengan model maupun pendekatan teknologi berbeda agar mampu menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Strategi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan keunikan kapasitas mesin 180 cc sekaligus terus berinovasi.
Budi menjelaskan bahwa inovasi tersebut mencakup pembaruan desain, penyempurnaan sistem elektronik, serta fitur berkendara yang lebih responsif. Perusahaan berharap peningkatan ini dapat memperkuat citra QJMotor sebagai produsen yang menawarkan pilihan berbeda di antara dominasi skuter 150–160 cc di Indonesia. Respon positif dari konsumen selama tahun pertama pemasaran Viento menjadi indikator kuat bahwa pasar terbuka terhadap alternatif performa yang lebih bertenaga.
Ke depan, QJMotor menargetkan peluncuran produk baru pada 2026 sebagai momentum memperluas penetrasi di Indonesia. Dengan perpaduan teknologi baru, pembaruan model, serta diferensiasi kapasitas mesin, QJMotor optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan dan bersaing lebih kuat di industri roda dua nasional. Perkembangan ini juga menjadi sinyal bahwa kompetisi skuter metik akan semakin dinamis, seiring meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap inovasi dan kenyamanan berkendara.
QJMOTOR KAJI MASUK KE SEGMENTASI SKUTER <150 CC DI TENGAH KETATNYA PERSAINGAN PASAR NASIONAL
QJMotor mengungkapkan rencana memperluas portofolio produknya dengan menghadirkan skuter metik di bawah 150 cc. Sebuah segmen yang memiliki peminat sangat besar di Indonesia. Meski demikian, perusahaan menegaskan tidak ingin terburu-buru memasuki pasar tersebut tanpa riset mendalam. Keputusan ini muncul karena segmen skuter <150 cc dikenal memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat, dengan dominasi berbagai jenama yang telah lama menguasai pasar nasional.
Dalam pernyataannya, Head of Branding and Marketing Communication PT QJMOTOR Industry Indonesia, Budi Kurniawan. Menekankan bahwa perusahaan saat ini masih melakukan studi komprehensif terkait potensi dan tantangan segmen tersebut. Ia menyebut bahwa langkah ekspansi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat karakteristik pasar dan ekspektasi konsumen yang sangat spesifik. QJMotor ingin memastikan bahwa setiap produk yang diluncurkan memiliki diferensiasi kuat dan mampu bersaing secara berkelanjutan.
Budi menjelaskan bahwa perusahaan sedang menelaah berbagai aspek, mulai dari desain, performa, efisiensi mesin. Hingga elemen kenyamanan yang menjadi perhatian utama pengguna skuter harian. Menurutnya, persaingan sengit membuat setiap pabrikan yang masuk ke segmen skuter <150 cc harus memiliki strategi tepat agar tidak sekadar hadir, tetapi mampu memberi nilai tambah bagi konsumen.
Saat ini, QJMotor telah memiliki portofolio kendaraan yang cukup beragam di Indonesia, mencakup SRV 250 LIBERO di segmen motor sport. VIENTO 180 ABS di kategori skuter premium alternatif, FORT 250 ADVENTURE ABS untuk pecinta touring, serta TOURINO 700 SX yang bermain di kelas motor besar. Keberadaan lini produk yang luas ini menjadi modal kuat bagi QJMotor untuk memperluas jangkauan dan menghadirkan opsi baru bagi konsumen.
Ke depan, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mempelajari kebutuhan pasar Indonesia dan menyesuaikannya dengan inovasi yang relevan. Jika hasil studi menunjukkan peluang kuat, QJMotor tidak menutup kemungkinan meluncurkan skuter <150 cc sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat posisi di industri roda dua nasional.
“Baca juga : Serangan 117 Drone Ukraina Hancurkan Pesawat Tempur Rusia”




Leave a Reply