gadsdenriverfest -Tim satelit Aprilia, Trackhouse MotoGP Team, memastikan perpisahan dengan Team Principal mereka, Davide Brivio. Keputusan ini berlaku pada akhir musim MotoGP 2026. Brivio telah bekerja sama dengan tim selama dua musim di kelas premier. Pendiri dan pemilik Trackhouse Entertainment Group, Justin Marks, mengumumkan hal tersebut.
“Davide memainkan peran penting dalam menjadikan Trackhouse MotoGP sebagai kekuatan baru di olahraga ini. Keahlian, pengalaman, dan visinya sangat vital dalam pembentukan dan pengembangan tim kami,” kata Marks, dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (17/5/2026).
Marks menambahkan bahwa pihaknya berterima kasih atas kontribusi Brivio. Brivio berhasil membangun fondasi tim yang kini mampu bersaing di papan atas MotoGP. Sejak bergabung pada 2024, Brivio menjadi sosok penting di balik perkembangan Trackhouse. Tim ini sukses meraih kemenangan balapan. Saat ini, Trackhouse menempati posisi kedua klasemen tim MotoGP musim 2026.
Brivio sebelumnya dikenal sebagai arsitek sukses Suzuki Ecstar. Ia membawa tim pabrikan Jepang itu meraih gelar juara dunia bersama Joan Mir pada 2020. Setelah Suzuki keluar dari MotoGP pada akhir 2022, Brivio bergabung dengan Trackhouse yang saat itu masih bernama RNF Racing. Ia berhasil mentransformasi tim menjadi kuda hitam yang disegani.
Kepergian Brivio mengejutkan paddock. Namun Marks menyatakan bahwa ini adalah keputusan bersama. Trackhouse akan mencari pengganti yang tepat untuk meneruskan proyek jangka panjang. Brivio sendiri belum mengumumkan rencana karier selanjutnya.
Baca juga:PSSI Beri Lima Sanksi Sekaligus kepada Persipura Jayapura
Pemilik Tim Janjikan Pengumuman Kepemimpinan Baru
Tim satelit Aprilia, Trackhouse MotoGP Team, mengonfirmasi perpisahan dengan Team Principal mereka, Davide Brivio. Keputusan ini berlaku pada akhir musim MotoGP 2026. Brivio telah bekerja sama dengan tim selama dua musim di kelas premier. Pendiri dan pemilik Trackhouse Entertainment Group, Justin Marks, menyampaikan apresiasi mendalam.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras yang telah ia berikan dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Kami juga tidak sabar mengumumkan kepemimpinan baru dan perkembangan penting lainnya dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Marks, dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (17/5/2026).
Brivio bergabung dengan Trackhouse pada 2024, saat tim masih bernama RNF Racing. Ia sukses mentransformasi tim menjadi kekuatan papan atas. Trackhouse kini menempati posisi kedua klasemen tim MotoGP musim ini. Brivio sebelumnya dikenal sebagai arsitek gelar juara dunia Suzuki bersama Joan Mir pada 2020.
Justin Marks menekankan peran vital Brivio dalam pembentukan tim. “Keahlian, pengalaman, dan visinya sangat vital. Davide memainkan peran penting menjadikan Trackhouse sebagai kekuatan baru di olahraga ini,” ujar Marks. Pihak tim berterima kasih atas fondasi kokoh yang dibangun Brivio.
Keputusan ini diambil bersama. Trackhouse akan mengumumkan struktur kepemimpinan baru dalam beberapa bulan. Brivio belum mengungkapkan rencana karier selanjutnya. Spekulasi menyebut ia bisa kembali ke tim pabrikan atau pindah ke kejuaraan dunia superbike. Namun yang pasti, warisan Brivio di Trackhouse akan dikenang sebagai kunci kebangkitan tim Amerika di MotoGP.
Eks Bos Suzuki Incar Tantangan Baru
Tim satelit Aprilia, Trackhouse MotoGP Team, memastikan perpisahan dengan Team Principal Davide Brivio. Keputusan ini berlaku pada akhir musim MotoGP 2026. Brivio telah bekerja sama dengan tim selama dua musim. Pendiri Trackhouse Entertainment Group, Justin Marks, mengucapkan terima kasih. “Davide memainkan peran penting dalam menjadikan Trackhouse sebagai kekuatan baru,” kata Marks.
Brivio bergabung dengan tim pada 2024. Saat itu tim masih bernama RNF Racing. Ia sukses membangun fondasi yang kokoh. Trackhouse kini menempati posisi kedua klasemen tim. Mereka juga sudah meraih kemenangan balapan. Marks menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas kerja kerasnya. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”
Sementara itu, Brivio mengaku bersyukur atas kesempatan ini. “Mereka memberi saya kesempatan kembali ke MotoGP. Itu langkah penting dalam perjalanan saya,” ujar Brivio. Ia juga berterima kasih kepada para pembalap. Raul Fernandez dan Ai Ogura disebut berperan besar. Seluruh kru tim juga mendapat apresiasi.
Brivio sebelumnya dikenal sebagai arsitek sukses Suzuki. Ia membawa tim pabrikan Jepang itu meraih gelar juara dunia bersama Joan Mir pada 2020. Setelah Suzuki keluar dari MotoGP, Brivio sempat vakum. Trackhouse memberinya kesempatan kembali ke paddock. Kini, masa depan Brivio di MotoGP masih tanda tanya.
Trackhouse akan segera mengumumkan Team Principal baru. Pengumuman dijadwalkan dalam beberapa pekan ke depan. Marks mengatakan ada perkembangan penting lainnya. Para penggemar menanti siapa pengganti Brivio. Siapapun itu, ia harus melanjutkan fondasi yang telah dibangun. Warisan Brivio di Trackhouse akan dikenang. Ia adalah arsitek di balik kebangkitan tim Amerika di MotoGP.
Baca juga:Marcos Senesi Bakal Hengkang dari Bournemouth pada Akhir Musim Ini




Leave a Reply