Suporter Inggris Akui Kehebatan Lionel Messi Usai Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Messi Jadi Penentu Kemenangan Argentina atas Inggris
Suporter tim nasional Inggris tetap memberikan penghormatan kepada Lionel Messi setelah Argentina menyingkirkan The Three Lions pada semifinal Piala Dunia 2026. Argentina menang 2-1 atas Inggris dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu.
Meski tim favorit mereka gagal melaju ke final, sejumlah pendukung Inggris menilai Messi menunjukkan kualitas luar biasa sebagai pemain berpengalaman. Mereka menganggap kapten Argentina tersebut masih mampu menciptakan perbedaan dalam pertandingan besar.
Salah satu suporter Inggris, Sambhav, menyebut Messi tampil sangat efektif sepanjang laga. Menurut dia, pemain berusia 39 tahun itu tetap menjadi ancaman meski tidak selalu aktif dalam pergerakan di lapangan.
baca juga: Spanyol di Ambang Rekor Tak Terkalahkan, Final Piala Dunia 2026 Jadi Penentuan
“Messi bermain sangat bagus. Dia membuat banyak peluang dan akhirnya membuat assist,” ujar Sambhav setelah pertandingan.
Pandangan serupa disampaikan Kyle, pendukung Inggris lainnya. Ia mengaku selalu menikmati aksi Messi karena kemampuan sang pemain dalam membaca permainan dan menciptakan peluang bagi rekan setim.
“Saya mencintai Messi. Dia pemain istimewa. Kapan lagi kita bisa melihat pemain seperti dia,” kata Kyle.
Dua Assist Messi Antar Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Dalam pertandingan semifinal tersebut, Messi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Argentina. Ia terpilih sebagai pemain terbaik laga setelah mencatatkan dua assist yang membantu timnya membalikkan keadaan.
Inggris lebih dahulu membuka keunggulan melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Gol tersebut sempat membuat Argentina berada dalam tekanan karena harus mengejar ketertinggalan untuk menjaga peluang menuju final.
Argentina kemudian meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan skor melalui Enzo Fernandez pada menit ke-85. Gol tersebut tercipta setelah Fernandez memanfaatkan umpan dari Messi.
Drama kembali terjadi pada masa tambahan waktu. Messi kembali menunjukkan perannya sebagai kreator dengan mengirimkan umpan silang yang berhasil disundul Lautaro Martinez untuk mencetak gol kemenangan Argentina pada menit ke-90+2.
Suporter Inggris lainnya, Shergul Arshad, menilai Messi memiliki kemampuan istimewa dalam menentukan jalannya pertandingan meskipun tidak banyak melakukan sprint.
“Messi itu luar biasa. Dia tidak banyak berlari, tetapi mampu menciptakan momen-momen kunci,” tutur Shergul.
Sementara itu, Chase menyampaikan penghormatan kepada Messi setelah melihat kontribusinya membawa Argentina mencapai final.
“Dia adalah seorang legenda. Hormat setinggi-tingginya,” ujar Chase.
Rekor Assist dan Gol Messi Semakin Menguat
Dua assist melawan Inggris membuat Messi semakin memperkuat catatan individunya di Piala Dunia 2026. Ia kini menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak di turnamen tersebut dengan koleksi empat assist.
Catatan itu juga menambah prestasi Messi sebagai pemberi assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 12 assist. Selain kontribusi dalam menciptakan peluang, Messi tetap menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen dengan 21 gol.
Performa tersebut memperlihatkan bahwa Messi masih mampu memberikan pengaruh besar dalam kompetisi level tertinggi meskipun berada di penghujung karier profesionalnya.
Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Kemenangan atas Inggris membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026. Tim asuhan pelatih Argentina itu akan menghadapi Spanyol pada pertandingan puncak yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Minggu (19/7) pukul 15.00 waktu setempat.
Argentina berpeluang menambah koleksi gelar dunia setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 1978, 1986, dan 2022. Sementara itu, Spanyol memburu gelar keduanya setelah hanya sekali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2010.
Final nanti juga menjadi panggung besar bagi Messi untuk kembali mencatat sejarah bersama Argentina. Setelah membawa negaranya meraih gelar pada 2022, ia kini memiliki kesempatan mempertahankan status sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
baca juga: Dua gol larut antar Argentina sisihkan Inggris menuju final




Leave a Reply