PSSI Dukung Khiev Sameth Lanjutkan Kepemimpinan AFF 2026-2031
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan dukungan kepada Khiev Sameth untuk kembali memimpin Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) pada periode 2026-2031.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai keberlanjutan kepemimpinan AFF penting untuk menjaga momentum perkembangan sepak bola Asia Tenggara.
Menurut Erick, AFF telah memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan antarasosiasi sepak bola di kawasan. Organisasi tersebut juga dinilai terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan kerja sama antaranggota.
Erick Thohir Nilai Stabilitas Kepemimpinan Penting bagi AFF
Erick mengatakan kepemimpinan Khiev Sameth selama ini memberikan arah positif bagi perkembangan sepak bola Asia Tenggara.
“Di bawah kepemimpinan Presiden AFF, Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara,” kata Erick dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
baca juga: Pesan Menyejukkan Pratama Arhan: Rivalitas Cukup 90 Menit, Selebihnya Bersahabat
Ia menilai kesinambungan kepemimpinan dibutuhkan ketika sepak bola Asia Tenggara semakin aktif mengembangkan kompetisi dan memperkuat posisi kawasan dalam kalender sepak bola internasional.
Dukungan PSSI juga berkaitan dengan hubungan kerja sama yang semakin erat antara PSSI dan AFF. Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah turnamen regional.
Indonesia Dipercaya Gelar Berbagai Kejuaraan AFF
Erick menyebut kepercayaan AFF kepada Indonesia menjadi salah satu indikator perkembangan sepak bola nasional sekaligus hubungan positif antara PSSI dan organisasi sepak bola ASEAN.
Sejumlah kompetisi AFF yang berlangsung di Indonesia antara lain ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, serta ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026.
Indonesia juga menjadi tuan rumah ASEAN U-19 Women’s Championship 2025 dan ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025.
“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia,” ujar Erick.
Rangkaian turnamen tersebut menunjukkan meningkatnya peran Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola kawasan. Kondisi ini sekaligus membuka ruang bagi PSSI untuk memperkuat pengalaman penyelenggaraan dan pengembangan sepak bola usia muda.
Khiev Sameth Memimpin AFF Sejak 2019
Khiev Sameth merupakan tokoh sepak bola asal Kamboja yang mulai memimpin AFF pada 2019. Ia kemudian kembali terpilih pada November 2022 untuk menjalani periode kedua hingga 2026.
Dalam kepemimpinannya, Khiev Sameth membawa visi pengembangan sepak bola ASEAN yang menekankan kolaborasi antarnegara anggota. PSSI menilai kesinambungan visi tersebut penting ketika kawasan menghadapi agenda sepak bola internasional yang semakin besar.
Erick juga menyoroti meningkatnya kepercayaan federasi sepak bola dunia terhadap Asia Tenggara sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi.
“Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia,” kata Erick.
PSSI Soroti Meningkatnya Peran Asia Tenggara di Sepak Bola Dunia
Menurut Erick, sejumlah agenda FIFA yang berlangsung di Asia Tenggara memperlihatkan semakin pentingnya kawasan tersebut dalam peta sepak bola internasional.
Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah FIFA U-17 World Cup 2023. Kawasan Asia Tenggara juga menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai turnamen FIFA, termasuk FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia dan FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina.
Indonesia juga dipercaya menyelenggarakan FIFA Series 2026 serta menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Perkembangan tersebut membuat koordinasi antaranggota AFF semakin penting. Kepemimpinan organisasi regional diharapkan mampu menjaga kolaborasi sekaligus meningkatkan standar kompetisi di Asia Tenggara.
Dukungan PSSI Jadi Langkah Strategis untuk Periode 2026-2031
PSSI menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan AFF dan seluruh asosiasi anggota dalam mengembangkan sepak bola Asia Tenggara.
Dukungan kepada Khiev Sameth untuk periode 2026-2031 menjadi bagian dari upaya PSSI menjaga kesinambungan program dan kerja sama kawasan.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” ujar Erick.
Dukungan tersebut menegaskan posisi PSSI dalam mendorong stabilitas organisasi AFF. Ke depan, kerja sama antarfederasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi, pembinaan pemain, profesionalisme tata kelola, dan daya saing sepak bola Asia Tenggara di tingkat global.
baca juga: John Herdman pastikan Marselino absen hingga akhir Piala AFF 2026




Leave a Reply